Rabu, 18 Mei 2016

Tugas 1, CH15

Chandra putra    C1C014019
Haris fadhilah    C1C014047
M. Ridhwan Z   C1C014075
Agus Salim        C1C014109

1.      Apa yang membuat general ledger grace perlu diperbarui?
Karena Grace memiliki beberapa buku besar yang tidak terorganisasi dengan baik. Sehingga terjadi data redudansi dan proses yang tidak konsisten. Perusahaan memiliki tiga buku besar yang terpisah dari SAP. Selain itu, kedua cabang operasional Grace menggunakan teknik yang berbeda untuk memperoleh informasi yang sama. Sehingga konsolidasi antar divisi menjadi sulit dan membutuhkan waktu lama.
2.      Apa yang membuat SAP menjadi mitra logis untuk peng-upgrade-an Grace?
·           SAP merupakan software yang sesuai untuk peng-upgrade-an Grace karena
·           SAP memiliki system otomatis untuk memposting rekening ke sub ledger yang sesuai, mengupdate general ledger serta mengevaluasi dan melaporkan akuntansi secara real time.
·           SAP memusatkan general ledger dan referensi yang up-to-date dengan menyajikan akun lintas divisi.
·           SAP membantu Grace dengan menyederhanakan proses konsolidasi ledger yang banyak.
3.      Apa hambatan SAP & Grace saat mengkonsolidasi general ledger?Hambatan Grace :1.    Sistemnya mahal2.    Konsultan mahal3.    Membutuhkan sosialisasi kepada karyawan4.    Membutuhkan standarisasi5.    Memodifikasi konfigurasi general ledger 6.    Memastikan orang-orang tahu apa yang dibutuhkan untuk membangun dan merancang sistem.
7.    Untuk menonaktifkan ledger lama, harus mengurangi penyesuaian laporan, dan memindahkan esensinya ke ledger yang baru.
Hambatan SAP :1.    Membutuhkan data yang relevan , mengkombinasikannya, dan mengurangi redundansi 2.    Mengetes system dari jauh dengan multiple full-cycle test 3.    Karena banyaknya penyesuaian, pengetesan harus memastikan bahwa perubahan konfigurasi tidak mengubah integrasi sistem. Risiko Grace saat mengadopsi "single general ledger system" dari single vendor.
4.      Bagaimana migrasi general ledger bias sukses? Apa saja risiko mengadopsi "single general ledger system" dari single vendor untuk bisnis global? Gambaran kesuksesan migrasi general ledger :       Basic scenario tests, complex scenario test, dan test on special accounting document types sudah selesai dilaksanakan sehingga dapat dipastikan bahwa general ledger itu dapa tmeng-handle tugas-tugas Grace
       Risiko Grace saat mengadopsi "single general ledger system" dari single vendor :Ketikat erjadi permasalahan dalam single general ledger tersebut maka akan menyebabkan gangguan secara menyeluruh terhadap proses operasional dari suatu bisnis, khususnya dalam hal ini Grace, dikarenakan Grace telah mengkonsolidasikan tiga vendor general ledger dari masing – masing anak perusahaannya.

Senin, 14 Desember 2015

menganalisa konsep E-commerce blibli.com



    
 apa itu blibli?

      Blibli.com adalah salah satu E-commerce di Indonesia dengan konsep belanja online ala mall. Dengan konsep tersebut blibli mengharapkan masyarakat Indonesia yang terbiasa belanja di mall bisa menemukan barang yang mereka cari dengan mudah dan menyenangkan dimanapun dan kapanpun. Blibli adalah produk pertama PT Global Digital Niaga yang merupakan anak perusahaan Djarum dibidang digital yang didirikan pada tahun 2010. Blili bekerja sama dengan teknologi provider kelas dunia, mitra logistik, banking partner serta merchant partner dengan standar tertentu untuk menciptakan sistem back-end yang bisa memenuhi kebutuhan pengguna blibli. Saat ini Grup Djarum melalui Global Digital Prima Ventures (GDP) misalnya, membentuk inkubator bernama Merah Putih Inc, sebuah inkubator start-up lokal berbasis komunitas dan memberikan bantuan modal bagi start-up lokal yang inovatif. Kantor pusat Blibli bermarkas di Jakarta Barat dengan biaya infrastruktur seperti server dan jaringan hampir mencapai Rp 100 miliar.


Logo Blibli.com   


 Sebagai salah satu pelopor online shopping mall, Blibli.com berkomitmen memberikan pengalaman berbelanja online yang aman, nyaman, mudah, menyenangkan, dimana saja dan kapan saja.



  • Koleksi lengkap untuk semua kebutuhan Anda
  • Menghadirkan ratusan ribu produk pilihan dari 11 kategori yang tersusun sistematis mulai dari kategori Handphone & Tablet, Kamera, Komputer & Laptop, Peralatan Elektronik, Fashion Pria, Fashion Wanita, Kesehatan & Kecantikan, Ibu & Anak, Hobi & Olahraga, Otomotif, dan Kuliner.

  • Cicilan 0% Semua Produk
  • Untuk kenyamanan dalam berbelanja, Blibli.com menghadirkan fasilitas Cicilan 0% untuk semua produk dengan tenor cicilan hingga 12 bulan.

  • Gratis Pengiriman Seluruh Indonesia
  • Blibli.com memberikan layanan Gratis Pengiriman ke seluruh Indonesia.

  • Customer Care 0804 1 871 871
  • Blibli.com menghadirkan layanan Customer Care yang siaga membantu Anda dalam berkonsultasi atau bertanya seputar produk dan layanan kami.

  • Jaminan Pengembalian Produk
  • Untuk kepuasan dalam berbelanja, Blibli.com memfasilitasi layanan pengembalian produk dengan batas waktu klaim 15 hari setelah produk Anda terima.

  • Sistem pembayaran yang mudah, aman dan terpercaya
  • Menghadirkan pilihan metode pembayaran yang bervariasi dan aman dengan sertifikasi VeriSign dan Credit Card Fraud Detection System.

  • Promo
Jadikan momen belanja online menjadi lebih menyenangkan dengan beragam promo menarik yang dihadirkan di Blibli.com.    

  Bagaimana cara melakukan pembayaran dengan BCA KlikPay?
A: Sebelum memulai transaksi dengan BCA KlikPay, pastikan Anda telah memiliki account di BCA KlikPay dan nomor handphone yang telah Anda registrasikan pada BCA KlikPay dalam kondisi aktif dan sinyal handphone dalam kondisi penuh.
  1. Klik Internet Banking pada kolom METODE PEMBAYARAN di laman proses PENGIRIMAN & PEMBAYARAN, lalu pilih BCA KlikPay.
  2. Syarat nominal pembayaran yang dapat diterima BCA KlikPay pada satu transaksi adalah minimum Rp10.000 (Sepuluh ribu rupiah) dan maksimum Rp100.000.000 (Seratus juta rupiah).
  3. Pastikan saldo rekening Anda atau limit kartu kredit BCA Card Anda mencukupi nominal transaksi Anda.
  4. Periksa kembali RINGKASAN PEMESANAN Anda.
  5. Beri tanda checklist apabila Anda sudah membaca dan menyetujui syarat dan ketentuan Blibli.com.
  6. Anda dapat melanjutkan proses pembayaran dengan klik Bayar Sekarang dan Anda akan diarahkan ke website www.klikbca.com/klikpay.
  7. Silakan selesaikan pembayaran melalui BCA KlikPay dalam waktu 1 jam untuk menghindari pembatalan transaksi secara otomatis.

Untuk menyelesaikan pembayaran melalui BCA KlikPay:
  1. Login menggunakan account Anda di www.klikbca.com/klikpay. Setelah Anda berhasil login, detail transaksi akan muncul secara otomatis.
  2. Periksa kembali detail transaksi Anda, bila semuanya telah sesuai klik KIRIM.
  3. Periksa kembali detail transaksi Anda sekali lagi, bila semuanya telah sesuai klik KIRIM OTP (One Time Password).
  4. Melalui SMS ke nomor handphone Anda, BCA KlikPay akan mengirimkan kode OTP (One Time Password) dan segera masukkan kode OTP (One Time Password) tersebut pada website BCA KlikPay.
  5. Selesaikan transaksi Anda sesuai dengan prosedur transaksi BCA KlikPay.
  Bagaimana cara melakukan pembayaran dengan Mandiri Clickpay?
A:
  1. Klik Internet Banking pada kolom METODE PEMBAYARAN di laman proses PENGIRIMAN & PEMBAYARAN, lalu pilih Mandiri ClickPay
  2. Masukkan nomor kartu Mandiri (ATM) pada kolom Debit Card No.
  3. Untuk mengisi Token Response, ikuti petunjuk berikut ini:
    • Aktifkan Token Mandiri Anda dengan menekan tombol
    • Masukkan kata sandi Token Mandiri
    • Tekan "3" ketika muncul pesan "APPLI"
    • Masukkan "Challenge Code 1" yang tertera pada layar Anda dan tekan selama 3 detik
    • Masukkan "Challenge Code 2" yang tertera pada layar Anda dan tekan selama 3 detik
    • Masukkan "Challenge Code 3" yang tertera pada layar Anda dan tekan selama 3 detik
    • Masukkan angka yang tertera di layar Token Mandiri Anda pada kolom "Token Response"
  4. Periksa kembali RINGKASAN PEMESANAN Anda.
  5. Beri tanda checklist apabila Anda sudah membaca dan menyetujui syarat dan ketentuan Blibli.com.
  6. Cek kembali semua detail pesanan, klik Bayar Sekarang untuk melanjutkan proses pembayaran.
  7. Proses pembayaran telah selesai. Anda akan diarahkan ke laman TERIMA KASIH untuk mendapatkan RINGKASAN PEMESANAN. Cetak RINGKASAN PEMESANAN Anda sebagai arsip.

Catatan :
  • Anda harus memiliki User ID Mandiri Clickpay dan Token Mandiri
  • Pastikan Anda telah melakukan aktivasi layanan Mandiri Clickpay pada Mandiri Internet di www.bankmandiri.co.id
  • Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.bankmandiri.co.id atau Mandiri Call 14000
  • Silakan selesaikan pembayaran melalui Mandiri Clickpay dalam waktu 1 jam untuk menghindari pembatalan transaksi secara otomatis
                                                                                                                            
sumber: 
  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Blibli.com
  2. https://www.blibli.com


 

Senin, 07 Desember 2015

tugas sia laporan keuangan tahunan

laporan tahunan merupakan informasi pencapaian perusahaan dalam setahun. Di dalam laporan tahunan perusahaan terdapat data-data perusahan seperti visi, sejarah, laporan keuangaan. laporan manajemen dan laporan keuangaan pt KAI indonesia. link pt kai indonesia bisa d akses di bawah :

LAPORAN KEUANGAN PT KAI

Laporan Manajemen (Management Reporting)
1.            Penilaian Terhadap Kinerja Direksi Atas Pengelolaan Perusahaan
2.            Pandangan Atas Rencana Kerja dan Prospek Usaha yang Disusun oleh Direksi
3.            Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance)
4.            Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (Corporate Sosial Responsibility)
5.            Perubahan Komposisi Dewan Komisaris
6.            Apresiasi
7.            Kinerja Operasional tahun 2014
8.            Pengembangan Sumber Daya Manusia (Human Capital Development)
9.            Kebijakan Strategis
10.       Prospek Usaha
11.       Struktur Kepemilikan Saham Utama
12.       Kebijakan Deviden

Laporan Keuangan (Financial Reporting)

1.            Laporan Laba Rugi Komprehensif
2.            Laporan Posisi Keuangan
3.            Laporan Perubahan Ekuitas
4.            Laporan Arus Kas
5.            Catatan Atas Laporan Keuangan



sumber : https://kereta-api.co.id

Senin, 30 November 2015

coso 2013,tree fraud,type of IT controls


COSO 2013


1. Monitoring

 Yang termasuk di dalam komponen ini, yakni:

  •  On-going monitoring (pengawasan yang terus berlangsung)
  •  Separate evaluations (evaluasi yang terpisah)
  •  Reporting deficiencies (melaporkan kekurangan-kekurangan yang terjadi)

2. Information and communication 

 Yang termasuk komponen ini adalah sebagai berikut.

  • Quality of information (kualitas informasi)
  •  Effectiveness of communication (efektivitas komunikasi)

3. Control activities

. Yang termasuk control activities:

  • Policies and procedures (kebijakan dan prosedur)
  •  Security (application and network) > (keamanan dalam hal aplikasi dan jaringan)
  • Application change management (manajemen perubahan aplikasi)

4. Risk assessment

 Yang termasuk dalam risk assessment:

  •  Company-wide objectives (tujuan perusahaan secara keseluruhan)
  •  Process-level objectives (tujuan di setiap tingkat proses)
  •  Risk identification and analysis (indentifikasi risiko dan analisisnya)       

5. Control environment

Yang termasuk dalam control environment:

  •  Integrity and ethical values (integritas dan nilai etika)
  •  Commitment to competence (komitmen terhadap kompetensi)
  •  Board of Directors and audit committee (dewan komisaris dan komite audit)

FRAUD TREE


Berdasarkan bagan diatas, fraud terbagi dalam tiga kelompok besar yaitu Corruption, Asset Misappropriation dan Fraudulent Statement. Dari tiga kelompok besar tersebut nantinya akan diklasifikasi lagi.
Corruption
Korupsi disini merupakan penyalahgunaan wewenang. Maka dari itu pelaku korupsi ini biasanya merupakan orang-orang yang memiliki kedudukan dalam suatu instansi maupun organisasi. Contohnya bisa kita lihat sendiri pada banyak kasus yang terjadi di Indonesia. Biasanya koruptor tersebut merupakan pejabat negara atau instansi yang memiliki kewenangan tertentu. Terjadinya korupsi bisa terjadi karena beberapa hal, antara lain:
1.       Konflik Kepentingan
Hal ini sering kita jumpai dalam berbagai bentuk, di antaranya bisnis pelat merah atau bisnis pejabat dan keluarga beserta kroni mereka yang menjadi pemasok atau rekanan di lembaga-lembaga pemerintah dan di dunia bisnis sekalipun.
2.       Penyuapan
Praktek-praktek penyuapan sesungguhnya banyak terjadi dalam dunia bisnis di sekitar kita. Penyuapan biasanya dilakukan agar dapat menghindari prosedur atau birokrasi yang terkesan berbelit-belit. Penyuapan ada berbagai macam bentuknya. Kickback merupakan salah satu bentuk penyuapan dimana penjual menyerahkan sebagian dari hasil penjualannya. Prosentase yang diserahkan itu bisa diatur dimuka atau diserahkan sepenuhnya kepada penjual. Dalam hal terakhir, apabila penerima kickback mengganggap kickback yang diterimanya terlalu kecil maka dia akan mengalihkan bisnisnya ke rekanann yang mampu memberi kickback yang lebih tinggi.
3.       Illegal Gratuities adalah pemberian atau hadiah yang merupakan dalam bentuk terselubung atau sering disebut juga sebagai gratifikasi.
Asset Misappropriation
Merupakan pengambilan aset secara ilegal atau sering juga disebur sebagai penggelapan. Asset missappropriation biasanya dilakukan dengan cara-cara antara lain:
1.       Skimming: dalam skimming uang dijarah sebelum uang tersebut secara fisik masuk ke perusahaan. Cara ini terlihat dalam fraud yang sangat dikenal oleh auditor, yaitu lapping.
2.       Larceny. Berbeda dengan skimming, maka larceny yaitu menjarah uang ketika sudah masuk dalam perusahaan. Dalam fraud tree larceny ada 5 yaitu:
a.       Billing Schemes: adalah skema dengan menggunakan proses billing atau pembebanan tagihan sebagai sarananya. Pelaku dapat mendirikan perusahaan bayangan yang seolah-olah merupakan pemasok atau rekanan atau kontraktor sungguhan. Perusahaan bayangan ini merupakan sarana untuk mengalirkan dana secara tidak sah ke luar perusahaan.
b.      Payroll Schemes: adalah sekema melalui pembayaran gaji. Bentuk permainannya antara lain dengan pegawai atau karyawan fiktif. Atau dalam pemalsuan jumlah gaji. Jumlah gaji yang dilaporkan lebih besar dari gaji yang dibayarkan.
c.       Expense Reimbursement Schemes. Sekam melalui pembayaran kembali-biaya-biaya, misalnya biaya perjalanan. Contoh seorang salesman mengambil uang muka perjalanan dan sekembalinya dari perjalanan dia membuat perhitungan biaya perjalanan. Kalau biaya perjalanan melampaui melampaui uang mukanaya, ia akan meminta penggantian. Ada beberapa cara skema melalui reimbursement ini. rincian biaya menyamarkan jenis pengeluaran yang sebenarnya atau biayanya dilaporkan lebih besar dari pengeluaran sebenarnya.
d.      Check Tampering
e.      Register Disbursement adalah pengeluaran yang sudah masuk dalam Cash Register. Skema ini melalui register disbursement pada dasarnya ada dua yaitu pengembalian uang yang dibuat-buat dan pembatalan palsu.
Fraudulent Statement
Fraud yang berkenaan dengan penyajian laporan keuangan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain menyajikan aset atau pendapatan lebih tinggi dari yang sebenarnya dan juga menyajikan aset atau pendapatan lebih rendah dari yang sebenarnya. Untuk menangani berkurangnya keyakinan investor akibat kegagalan bisnis dan pelaporan ulang akuntansi, kongres merumuskan hukum dan Presiden Bush mengesahkan Undang-Undang Sarbanes-Oxley pada bulan Juli 2002. Hukum tersebut dibuat untuk modernisasi dan reformasi pengawasan serta audit perusahaan. . Perubahn utama yang dibuat berkaitan dengan (1) pembuatan komite audit, (2) independensi auditor, (3) tata kelola perusahaan dan tanggung jawab perusahaan, (4) keharusan untuk pengungkapan, dan (5) penalti untuk penipuan dan berbagai pelanggaran lainnya.

IT controls


  IT controls memiliki dua tipe. Yang pertama yaitu IT General Controls (ITGC) atau yang diartikan denganpengendalian umum teknologi informasi. ITGC mewakili lembaga struktur pengendalian TI, membantu memastikan keandalan dari data yang dihasilkan oleh sistem TI dan mendukung pernyataan bahwa sistem beroperasi sebagaimana dimaksud dan menghasilkan output yang handal. Biasanya, ITGC terdiri dari beberapa tipe pengendalian. Ada 11 tipe pengendalian, yaitu :
1.      Pengendalian lingkungan: pengendalian yang dirancang untuk membentuk budaya perusahaan atau "tone at the top."
2.      Prosedur pergantian manajemen: pengendalian yang dirancang untuk memastikan perubahan memenuhi kebutuhan bisnis dan sah
3.      Kode sumber/prosedur pengendalian versi dokumen: pengendalian dirancang untuk melindungi integritas kode program
4.      Standar perkembangan siklus kehidupan software: pengendalian yang dirancang untuk memastikan proyek TI dikelola secara efektif
5.      Kebijakan akses logical, standard an proses: pengendalian yang dirancang untuk mengelola akses berdasarkan kebutuhan bisnis
6.      Kebijakan dan prosedur manajemen insiden: pengendalian yang dirancang untuk mengatasi kesalahan proses operasional
7.      Kebijakan dan prosedur manajemen masalah: pengendalian yang dirancang untuk  mengidentifikasi dan mengatasi akar penyebab dari insiden
8.      Kebijakan dan prosedur dukungan teknikal: kebijakan yang membantu pengguna bekerja lebih efisien dan melaporkan masalah
9.      Konfigurasi hardware/software, instalasi, pengujian, standar manajemen, kebijakan dan prosedur
10.  Pemulihan/backup bencana dan prosedur pemulihan: memungkinkan proses berlanjut meskipun kondisi tidak sesuai (buruk)
11.  Keamanan fisik: pengendalian untuk memastikan keamanan TI dari risiko individual dan lingkungan
Yang kedua adalah IT Application Control atau dalam artinya yaitu pengendalian aplikasi teknologi informasi. Pengendalian ini sepenuhnya otomatis (dilakukan sepenuhnya oleh sistem) dirancang untuk memastikan proses data yang lengkap dan akurat, dari input hingga output;bervariasi berdasarkan tujuan bisnis dari aplikasi spesifik; dapat membantu memastikan privasi dan keamanan dari data yang dikirimkan antar aplikasi. Ada beberapa kategori pengendalian aplikasi TI, yaitu:
1.      Pemeriksaan kelengkapan: pengendalian yang memastikan seluruh pencatatan diproses dari awal hingga penyelesaian.
2.      Pemeriksaan validitas: pengendalian yang memastikan bahwa hanya data yang valid yang menjadi input dan diproses
3.      Identifikasi: pengendalian yang memastikan seluruh user memiliki keunikan dan dapat diidentifikasi
4.      Autentikasi: pengendalian yang menyediakan mekanisme pembuktian keaslian (autentik) pada sistem aplikasi
5.      Otorisasi: pengendalian yang memastikan hanya user bisnis yang diizinkan yang dapat mengakses sistem aplikasinya
6.      Pengendalian input: pengendalian yang memastikan integritas data dari sumber upstream ke dalam sistem aplikasi

7.      Pengendalian forensik: pengendalian yang memastikan bahwa data adalah benar secara ilmiah dan matematis berdasarkan input dan output